www.smkn1saptosari.sch.id (GUNUNGKIDUL ). SMKN 1 Saptosari menggelar Apel Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Lapangan SKATUSA, Rabu (28/10/2026). Kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas X dan XI Blok A, guru, serta tenaga kependidikan sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah perjuangan pemuda Indonesia sekaligus momentum untuk meneguhkan semangat persatuan di kalangan generasi muda.
Pelaksanaan apel tersebut mengacu pada instruksi Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) DIY serta Surat Edaran Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Nomor B/DP.00/14/13/MPO/X/2026 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke-98 Tahun 2026.

Norrahmat Hasan, siswa kelas XI DPB B, bertugas sebagai pemimpin apel. Sementara itu, Kepala SMKN 1 Saptosari, Markidin Parikesit, S.Pd., M.T., bertindak sebagai pembina apel. Adapun petugas apel berasal dari pengurus OSIS yang bertanggung jawab atas kelancaran jalannya kegiatan.

Rangkaian apel meliputi penghormatan kepada Bendera Merah Putih, pembacaan Pancasila oleh pembina apel yang diikuti seluruh peserta, pembacaan teks Keputusan Kongres Pemuda Indonesia 1928, serta doa bersama. Rangkaian tersebut menjadi pengingat akan nilai-nilai persatuan yang diwariskan oleh para pemuda melalui Kongres Pemuda II pada 28 Oktober 1928.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang diperingati melalui upacara, peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini di SMKN 1 Saptosari dilaksanakan dalam bentuk apel bersama. Penyesuaian tersebut dilakukan karena pada waktu yang bersamaan sekolah menyelenggarakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026 bagi siswa kelas XII. Dengan demikian, kegiatan peringatan tetap dapat terlaksana tanpa mengganggu pelaksanaan TKA, sekaligus menjaga suasana sekolah tetap kondusif.
Hari Sumpah Pemuda yang diperingati setiap 28 Oktober berakar pada Kongres Pemuda II tahun 1928, yang melahirkan ikrar persatuan tanah air, bangsa, dan bahasa Indonesia. Semangat tersebut menjadi landasan penting dalam menjaga keutuhan bangsa di tengah keberagaman serta mendorong generasi muda untuk terus berkarya dan berkontribusi bagi masyarakat.

Pada tahun 2026, peringatan Hari Sumpah Pemuda mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”. Tema ini menegaskan pentingnya kecintaan terhadap tanah air, ketangguhan dalam menghadapi tantangan, dan kepedulian terhadap sesama. Ketiga nilai tersebut diharapkan tumbuh menjadi karakter generasi muda yang kreatif, inovatif, berintegritas, dan berdaya saing.
Bagi dunia pendidikan, semangat Sumpah Pemuda menjadi pengingat pentingnya membangun karakter, memperkuat kebinekaan, dan menumbuhkan budaya kolaborasi. Melalui pendidikan yang berkualitas, peserta didik diharapkan mampu mengembangkan potensi diri, memperluas wawasan, serta mengambil peran nyata dalam mewujudkan Indonesia yang maju.
Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di SMKN 1 Saptosari tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi juga momentum untuk menghidupkan kembali semangat persatuan melalui tindakan nyata. Dengan menjunjung tinggi patriotisme, kegigihan, dan empati, generasi muda diharapkan mampu menjadi kekuatan positif yang turut menentukan masa depan bangsa dan negara.
Tim Publikasi SMKN 1 Saptosari
0 Komentar
Untuk mengirimkan komentar silakan login terlebih dahulu!