www.smkn1saptosari.sch.id (GUNUNGKIDUL). SMKN 1 Saptosari terus memperkuat sinergi dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) melalui program Belajar Bersama Industri. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya sekolah dalam menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja, sehingga peserta didik tidak hanya memperoleh teori di kelas, tetapi juga mendapatkan wawasan, pengalaman, serta standar kerja yang diterapkan langsung oleh industri.

Program tersebut kembali diselenggarakan pada Selasa (4/8/2026) di Bengkel Teknik Kendaraan Ringan (TKR) SMKN 1 Saptosari. Pada kesempatan ini, sekolah menghadirkan narasumber dari AHASS 16850 Maju Jaya Motor Jeruksari Wonosari, yakni Sumarna selaku Owner dan Muhammad Wahyudi selaku Service Advisor (SA).
Kegiatan yang diikuti oleh peserta didik Kelas X TKR A ini mengangkat materi mengenai Pre-Delivery Inspection (PDI), yaitu prosedur pemeriksaan menyeluruh terhadap sepeda motor sebelum diserahkan kepada konsumen. Materi tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada peserta didik mengenai pentingnya memastikan kualitas, keamanan, dan kelayakan kendaraan sesuai dengan standar layanan industri otomotif.

Muhammad Wahyudi menyampaikan materi secara interaktif dengan menjelaskan tahapan-tahapan pemeriksaan PDI, mulai dari pengecekan kondisi kendaraan hingga standar pelayanan yang harus dipenuhi oleh teknisi di bengkel resmi Honda. Setelah sesi materi, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian motivasi oleh Sumarna yang mengajak peserta didik untuk terus meningkatkan kompetensi, kedisiplinan, serta etos kerja sebagai bekal memasuki dunia industri.

Ketua Konsentrasi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan (TKR) SMKN 1 Saptosari, Kusnan, S.Pd., mengatakan bahwa kegiatan Belajar Bersama Industri merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam menghadirkan pembelajaran berbasis kebutuhan industri.
"Melalui kegiatan ini, peserta didik dapat memperoleh pengetahuan dan pengalaman langsung dari praktisi yang setiap hari bekerja di dunia industri. Kami berharap murid memahami standar kerja yang berlaku sekaligus termotivasi untuk terus meningkatkan kompetensi dan profesionalismenya sejak berada di bangku sekolah," ujarnya.

Selain kegiatan pembelajaran, AHASS 16850 Maju Jaya Motor Jeruksari Wonosari juga memberikan layanan servis ringan dan pemeriksaan rangka eSAF Honda secara gratis yang dilaksanakan di halaman Bengkel TKR SMKN 1 Saptosari. Layanan ini mendapat sambutan positif dari warga sekolah karena memberikan edukasi sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya perawatan dan pemeriksaan kendaraan secara berkala.

Program Belajar Bersama Industri ini dijadwalkan berlangsung dalam dua pertemuan, yakni pada 4 Agustus 2026 untuk Kelas X TKR A dan akan dilanjutkan pada 11 Agustus 2026 untuk Kelas X TKR B. Melalui kolaborasi yang berkesinambungan dengan dunia industri, SMKN 1 Saptosari berharap dapat mencetak lulusan yang memiliki kompetensi, karakter, serta kesiapan kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri otomotif.
Tim Publikasi SMKN 1 Saptosari
0 Komentar
Untuk mengirimkan komentar silakan login terlebih dahulu!