www.smkn1saptosari.sch.id (GUNUNGKIDUL). Skatusa SMART Learning Community (S2LC) SMKN 1 Saptosari kembali melaksanakan kegiatan lanjutan penyusunan buku teks pembelajaran yang diikuti oleh seluruh guru SMKN 1 Saptosari pada Rabu (16/9/2026). Bertempat di aula Sasana Amarta SKATUSA Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam memfasilitasi guru untuk menghasilkan bahan ajar yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan nyata pembelajaran di lingkungan SMKN 1 Saptosari.
Melalui kegiatan tersebut, para guru didampingi untuk mengembangkan bahan ajar yang tidak hanya mendukung pencapaian tujuan pembelajaran, tetapi juga kontekstual dengan karakteristik peserta didik serta kondisi pembelajaran di sekolah.
Proses penyusunan buku teks pembelajaran dilakukan secara bertahap dengan menggunakan pendekatan SMART, yaitu Sharing, Modelling, Adapting, Reflecting, dan Toughening. Kelima tahapan tersebut menjadi kerangka bagi guru untuk saling berbagi praktik, mempelajari model yang relevan, menyesuaikan bahan ajar dengan kebutuhan pembelajaran, melakukan refleksi, serta memperkuat kualitas bahan ajar yang dikembangkan.

Pada tahap Sharing, guru berbagi pengalaman dan praktik pembelajaran yang telah dilakukan. Selanjutnya, tahap Modelling menjadi ruang untuk mempelajari contoh atau model bahan ajar yang dapat dijadikan referensi. Pengetahuan tersebut kemudian diadaptasi melalui tahap Adapting agar sesuai dengan kebutuhan pembelajaran di Skatusa.
Proses dilanjutkan dengan Reflecting, yaitu melakukan refleksi terhadap bahan ajar yang telah disusun, sebelum memasuki tahap Toughening untuk memperkuat dan menyempurnakan kualitas bahan ajar.
Kegiatan lanjutan ini diharapkan dapat mendorong tumbuhnya budaya kolaborasi dan refleksi di kalangan guru. Lebih dari sekadar menghasilkan buku teks, proses tersebut menjadi ruang bagi Bapak dan Ibu guru untuk terus mengembangkan kompetensi serta menghadirkan pembelajaran yang semakin bermakna bagi peserta didik.
Melalui S2LC, Skatusa terus mendorong pengembangan kapasitas guru secara berkelanjutan. Penyusunan buku teks pembelajaran menjadi salah satu langkah konkret untuk menghadirkan bahan ajar yang lahir dari kebutuhan riil pembelajaran sekaligus dapat mendukung peningkatan kualitas proses belajar mengajar di SMKN 1 Saptosari.
Tim Publikasi SMKN 1 Saptosari
0 Komentar
Untuk mengirimkan komentar silakan login terlebih dahulu!