www.smkn1saptosari.sch.id (GUNUNGKIDUL). Upaya menjaga kesehatan peserta didik terus dilakukan SMKN 1 Saptosari. Bekerja sama dengan UPT Puskesmas Saptosari, sekolah kembali menyelenggarakan kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) Sekolah bagi siswa kelas XII pada Kamis–Jumat, 10–11 September 2026.
Kegiatan tersebut merupakan kelanjutan dari pelaksanaan CKG yang sebelumnya telah diikuti oleh siswa kelas X pada 1–2 September 2026. Pelaksanaan secara bertahap ini menjadi bagian dari komitmen sekolah dalam mendukung deteksi dini kondisi kesehatan peserta didik sekaligus menumbuhkan kesadaran untuk menerapkan pola hidup sehat sejak usia sekolah.
Pemeriksaan dilaksanakan oleh tim UPT Puskesmas Saptosari dengan dukungan Tim SBH Saptosari, yang melibatkan PMR Wira SKATUSA dan OSIS. Keterlibatan siswa dalam mendukung pelaksanaan kegiatan turut menjadi bagian dari pembelajaran kepedulian terhadap kesehatan dan lingkungan sekolah.

Tim UPT Puskesmas Saptosari dalam kegiatan tersebut dipimpin oleh KTU UPT Puskesmas Saptosari, Suparyanto, SKM. Ia menyampaikan bahwa kegiatan CKG berjalan lancar. Pemeriksaan meliputi skrining kesehatan, pemeriksaan gigi, pemeriksaan gula darah, serta pemeriksaan kesehatan umum.
Pelaksanaan CKG ini juga melanjutkan rangkaian pemeriksaan kesehatan yang sebelumnya dilaksanakan bagi siswa kelas X. Dalam kegiatan sebelumnya, pemeriksaan mencakup sejumlah aspek kesehatan, antara lain pengukuran berat dan tinggi badan, penilaian status gizi, tekanan darah, hemoglobin, gula darah sewaktu, pemeriksaan mata dan telinga, kesehatan gigi, serta skrining kebugaran dan faktor risiko kesehatan.
Di sela kegiatan, Suparyanto mengingatkan para siswa agar tidak mengabaikan kesehatan di tengah kesibukan belajar maupun aktivitas lainnya. Menurutnya, kebiasaan hidup sehat perlu dibangun sejak usia sekolah agar dapat menjadi bagian dari gaya hidup hingga dewasa.

Ia berpesan kepada siswa untuk menerapkan pola makan bergizi seimbang dengan memperbanyak konsumsi buah, sayur, dan protein. Selain itu, siswa dianjurkan melakukan aktivitas fisik atau berolahraga secara teratur setidaknya 30 menit setiap hari.
Pemeriksaan kesehatan secara berkala juga perlu dilakukan sebagai langkah deteksi dini. Untuk pemeriksaan gula darah, Suparyanto mengingatkan agar dilakukan secara berkala, minimal satu kali dalam setahun. Siswa juga dianjurkan mencukupi waktu istirahat dengan tidur minimal tujuh jam setiap hari dan memperbanyak konsumsi air putih.
Tidak kalah penting, ia mengingatkan siswa untuk tidak merokok serta menjauhi narkoba sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan dan mempersiapkan masa depan.
Melalui kegiatan CKG, SMKN 1 Saptosari dan UPT Puskesmas Saptosari tidak hanya melakukan pemeriksaan kesehatan, tetapi juga membangun kesadaran peserta didik bahwa menjaga kesehatan merupakan bagian penting dari kesiapan belajar dan meraih masa depan.

Kegiatan ini sekaligus memperkuat sinergi antara sekolah dan tenaga kesehatan dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal. Sebagaimana pelaksanaan CKG sebelumnya, hasil pemeriksaan diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya deteksi dini sehingga kondisi kesehatan siswa dapat diketahui lebih awal dan tindak lanjut dapat dilakukan apabila diperlukan.
Bagi SKATUSA, pendidikan tidak hanya tentang pencapaian akademik dan keterampilan vokasi. Membentuk generasi yang sehat, sadar akan kondisi dirinya, serta memiliki kebiasaan hidup sehat merupakan bagian penting dalam menyiapkan lulusan yang siap menghadapi masa depan.
Tim Publikasi SMKN 1 Saptosari.
0 Komentar
Untuk mengirimkan komentar silakan login terlebih dahulu!