www.smkn1saptosari.sch.id (GUNUNGKIDUL). SMKN 1 Saptosari kembali menyelenggarakan kegiatan Pengajian Rutin Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) pada Jumat, 16 Oktober 2026, bertempat di Aula Sasana Amarta SKATUSA. Kegiatan ini diikuti oleh guru dan tenaga kependidikan sebagai upaya memperkuat keimanan, meningkatkan pemahaman agama, serta menumbuhkan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.
Pada pengajian edisi Oktober ini, SMKN 1 Saptosari menghadirkan Ustaz Wahyu Dwinugroho, S.Pd., M.Si., yang menyampaikan kajian bertema “Kajian Kitab Riyadhus Shalihin”. Materi tersebut mengajak peserta untuk mendalami ajaran Islam melalui hadis-hadis Rasulullah saw. yang memuat tuntunan ibadah, akhlak, adab, keutamaan amal saleh, serta hubungan antarmanusia.

Wakil Kepala SMKN 1 Saptosari Bidang Sumber Daya Manusia (SDM), Cahyani Wuri Utami, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa senangnya atas terselenggaranya pengajian rutin yang terus dilaksanakan secara istiqomah. Menurutnya, kegiatan ini menjadi salah satu sarana penting bagi guru dan tenaga kependidikan untuk senantiasa memperkuat nilai-nilai spiritual di tengah pelaksanaan tugas dan tanggung jawab profesional.

Ia juga menyambut baik pemilihan Kitab Riyadhus Shalihin sebagai materi kajian pada kesempatan kali ini. Melalui kajian tersebut, diharapkan seluruh GTK tidak hanya memperoleh tambahan wawasan keagamaan, tetapi juga mampu mengambil hikmah dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
Kitab Riyadhus Shalihin merupakan kumpulan hadis yang disusun oleh Imam an-Nawawi. Kitab ini memuat berbagai tuntunan kehidupan seorang muslim yang bersumber dari Al-Qur’an dan hadis Rasulullah saw. Kandungannya memberikan panduan untuk meningkatkan keimanan, memperbaiki akhlak, serta membiasakan diri melakukan amal saleh dalam berbagai aspek kehidupan.

Melalui pengajian rutin ini, SMKN 1 Saptosari berupaya menjaga kesinambungan pembinaan spiritual bagi guru dan tenaga kependidikan. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat keistiqomahan dalam beribadah sekaligus menumbuhkan pribadi pendidik dan tenaga kependidikan yang berintegritas, berakhlak mulia, serta mampu menjadi teladan bagi peserta didik.
Dengan demikian, pengajian rutin GTK tidak sekadar menjadi agenda keagamaan berkala, tetapi juga bagian dari upaya membangun lingkungan sekolah yang berlandaskan nilai-nilai religius, karakter positif, dan semangat untuk terus memperbaiki diri.
Tim Publikasi SMKN 1 Saptosari
0 Komentar
Untuk mengirimkan komentar silakan login terlebih dahulu!