www.smkn1saptosari.sch.id (GUNUNGKIDUL). SMKN 1 Saptosari kembali menyelenggarakan kegiatan Belajar Bersama Industri (BBI) sebagai upaya memperkuat kompetensi siswa sekaligus mendekatkan pembelajaran di sekolah dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Kegiatan yang berlangsung pada 7–14 Oktober 2026 ini menghadirkan praktisi dan pelaku usaha dari berbagai bidang untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, serta keterampilan yang relevan dengan kompetensi keahlian masing-masing siswa.
Pelaksanaan BBI kali ini menyasar siswa kelas XI dan XII dari beberapa konsentrasi keahlian, mulai dari Teknik Audio Video, Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian, hingga Teknik Komputer dan Jaringan. Materi yang disampaikan mencakup keterampilan teknis, praktik produksi, serta penguatan mental dan etika kerja sebagai bekal memasuki lingkungan profesional.
Rangkaian kegiatan diawali pada 7 Oktober 2026 dengan menghadirkan Sadiyanto, pemilik Multi Service Electronic, sebagai pemateri bagi siswa kelas XI Teknik Audio Video. Dalam sesi ini, siswa mempelajari sistem pendingin, khususnya lemari es atau kulkas, untuk menambah wawasan dan pemahaman teknis sesuai bidang keahlian mereka.

Pada 8 Oktober 2026, kegiatan BBI dilaksanakan untuk dua kelompok siswa dengan materi yang berbeda. Siswa kelas XI Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian B mengikuti pembelajaran bersama Retno Iswanti, A.Md., pendiri Diva Roti dan Kue yang membawakan materi pengenalan komposisi bahan serta praktik produksi roti dan kue. Melalui kegiatan tersebut, siswa memperoleh pengalaman belajar yang menghubungkan pengetahuan tentang bahan pangan dengan proses pengolahan produk.

Pada hari yang sama, siswa kelas XII Teknik Audio Video mengikuti pembelajaran bersama H. Tejo Nurwanto, S.Pd., M.Si., pendiri PT Maju Mapan. Materi mengenai sistem pendingin udara atau air conditioner (AC) memberikan tambahan wawasan teknis yang relevan dengan bidang keahlian siswa sekaligus memperkenalkan penerapan kompetensi tersebut di dunia industri.

Selanjutnya, pada 12 Oktober 2026, siswa kelas XII Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian mendapatkan pembekalan dari Sri Wahyuni, S.Si., pendiri Herbal Yuniari. Mengusung materi “Membangun Mental Pembelajar di Tempat Kerja”, sesi ini menekankan pentingnya kemauan untuk terus belajar, kemampuan beradaptasi, serta kesiapan menerima pengalaman dan pengetahuan baru ketika berada di lingkungan kerja.

Rangkaian kegiatan berlanjut pada 14 Oktober 2026 dengan menghadirkan Gus Malik, pemilik Duta Media Group, bagi siswa kelas XII Teknik Komputer dan Jaringan. Melalui materi “Mental dan Etika Kerja di Dunia Industri”, siswa mendapatkan penguatan mengenai pentingnya sikap profesional, kedisiplinan, tanggung jawab, dan etika dalam menjalankan pekerjaan.

Khusus bagi siswa kelas XII, kegiatan Belajar Bersama Industri menjadi salah satu bentuk persiapan menjelang pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan (PKL). Pembekalan tidak hanya diarahkan pada penguatan keterampilan sesuai kompetensi keahlian, tetapi juga pada kesiapan mental, sikap, dan kemampuan menyesuaikan diri dengan budaya kerja di tempat praktik.
Wakil Kepala SMKN 1 Saptosari Bidang Hubungan Masyarakat (Humas), Tuti Hariyanti, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sekolah mempersiapkan siswa agar mampu menghadapi tantangan masa depan, baik selama menempuh pendidikan maupun ketika memasuki dunia kerja.
“Melalui Belajar Bersama Industri, kami ingin membekali siswa dengan kompetensi dan wawasan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Mereka tidak hanya perlu memiliki keterampilan teknis, tetapi juga mental yang kuat, etika yang baik, kedisiplinan, dan kemauan untuk terus belajar. Terlebih, dalam waktu dekat siswa kelas XII akan melaksanakan Praktik Kerja Lapangan sehingga mereka perlu mempersiapkan diri agar dapat beradaptasi dan menjalankan kegiatan PKL dengan baik,” ungkapnya.
Ia berharap, keterlibatan praktisi dan pelaku industri dalam pembelajaran dapat memberikan gambaran nyata tentang tuntutan dunia kerja sekaligus meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam menerapkan ilmu yang telah diperoleh di sekolah.
Melalui kegiatan Belajar Bersama Industri, SMKN 1 Saptosari terus berupaya menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri. Sinergi antara sekolah dan dunia usaha diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya kompeten di bidangnya, tetapi juga memiliki karakter profesional, adaptif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Tim Publikasi SMKN 1 Saptosari.
0 Komentar
Untuk mengirimkan komentar silakan login terlebih dahulu!