www.smkn1saptosari.sch.id (GUNUNGKIDUL). Dunia industri terus berkembang, menuntut lulusan SMK tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga sikap profesional, kemampuan berkomunikasi, serta kesiapan menghadapi lingkungan kerja. Menjawab kebutuhan tersebut, SMKN 1 Saptosari menyelenggarakan kegiatan Belajar Bersama Industri pada Jumat (18/9/2026).
Kegiatan tersebut menghadirkan praktisi dari dunia industri untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan secara langsung kepada siswa. Dalam pelaksanaannya, kegiatan berlangsung secara bersamaan pada tiga konsentrasi keahlian, yakni Perhotelan, Teknik Kendaraan Ringan, serta Desain dan Produksi Busana.
Siswa kelas X dan XI Perhotelan mengikuti kegiatan bersama Gallery Prawirotaman Hotel bertempat di Aula Sasana Amarta SKATUSA. Kegiatan menghadirkan Iwan Ridwan M., S.Tr.Par., M.Par. dengan materi Crafting Your Future: Skill, Attitude, and Personal Branding.
Materi yang disampaikan mengajak siswa memahami kesiapan diri sebelum memasuki dunia kerja profesional. Dalam industri perhotelan, siswa tidak hanya dituntut menguasai keterampilan teknis, tetapi juga memiliki kepribadian positif, kemampuan komunikasi, penampilan yang sesuai standar, serta etika kerja. Materi tersebut juga memperkenalkan berbagai departemen di hotel, mulai dari front office, housekeeping, food and beverage, engineering, hingga sales and marketing.

Melalui pembelajaran tersebut, siswa mendapatkan gambaran bahwa pengalaman belajar di sekolah dan praktik lapangan dapat menjadi fondasi untuk membangun kompetensi serta kesiapan memasuki dunia kerja. Personal branding juga menjadi bagian penting dalam membentuk citra profesional melalui kompetensi, kepribadian, komunikasi, penampilan, dan etika kerja.

Sementara itu, siswa kelas XI Teknik Kendaraan Ringan mengikuti pembelajaran bersama Tamma Matic di Bengkel TKR SKATUSA. Materi overhaul transmisi otomatis disampaikan oleh Rizal Kurniyawan, mekanik Tamma Matic sekaligus alumni Teknik Kendaraan Ringan SMKN 1 Saptosari.

Kehadiran Rizal menjadi pengalaman tersendiri bagi para siswa. Sebagai alumni yang kini terjun langsung di dunia kerja otomotif, ia tidak hanya membagikan pengetahuan teknis mengenai proses overhaul transmisi otomatis, tetapi juga memberikan gambaran tentang penerapan keterampilan yang dipelajari di bangku sekolah dalam dunia kerja.

Pembelajaran bersama industri seperti ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk melihat secara lebih dekat bagaimana kompetensi keahlian diterapkan dalam pekerjaan nyata. Siswa juga dapat memperoleh wawasan mengenai standar kerja, ketelitian, serta pentingnya terus mengembangkan kemampuan setelah lulus dari sekolah.
Di tempat lain, siswa kelas XII Desain dan Produksi Busana mengikuti kegiatan bersama Teamwork Excellence Indonesia di SKATUSA Fashion Laboratory. Materi Motivation & Public Speaking disampaikan oleh Isnantyo Widodo.
Kegiatan diarahkan untuk mengembangkan keberanian dan kemampuan siswa dalam berkomunikasi di depan umum. Materi public speaking mencakup pentingnya persiapan, penguasaan materi, kesiapan mental, serta latihan untuk membangun kemampuan berbicara.

Bagi siswa Desain dan Produksi Busana, kemampuan komunikasi menjadi bekal pendukung selain keterampilan di bidang fesyen. Kemampuan menyampaikan gagasan, mempresentasikan karya, dan membangun kepercayaan diri dapat menjadi bagian penting dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja maupun mengembangkan karier di masa depan.

Kepala SMKN 1 Saptosari, Markidin Parikesit, S.Pd., M.T., menyampaikan bahwa kegiatan Belajar Bersama Industri menjadi salah satu upaya sekolah untuk mempertemukan pembelajaran di sekolah dengan pengalaman nyata dari dunia kerja.
“Semoga kegiatan ini dapat menambah semangat siswa untuk terus belajar, mengembangkan kemampuan, dan berani menggapai mimpi. Apa yang mereka pelajari hari ini diharapkan menjadi bekal untuk mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja dan meraih masa depan yang mereka cita-citakan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan Belajar Bersama Industri, SMKN 1 Saptosari terus mendorong siswa untuk belajar dari pengalaman para praktisi sekaligus memahami tuntutan dunia kerja sejak di bangku sekolah. Dengan keterampilan, sikap, komunikasi, dan pengalaman yang terus diasah, siswa diharapkan semakin siap melangkah menuju masa depan.
Tim Publikasi SMKN 1 Saptosari
0 Komentar
Untuk mengirimkan komentar silakan login terlebih dahulu!