www.smkn1saptosari.sch.id (GUNUNGKIDUL). Peluang berkarir di industri perhotelan internasional menjadi wawasan baru bagi siswa kelas X dan XI Perhotelan SMKN 1 Saptosari. Melalui kegiatan Belajar Bersama Industri bertema “From Local Talent to Global Citizen: Menembus Industri Perhotelan dan Pariwisata Turki”, para siswa diajak mengenal lebih dekat peluang kerja di sektor perhotelan dan pariwisata Turki.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Sasana Amarta SKATUSA, Rabu (9/9/2026), menghadirkan Mudhafarsyah Eka Nanda (Arsyah Nanda), General Manager Diaspora Hiring Indonesia, sebagai pemateri utama.

Dalam sambutannya, Kepala SMKN 1 Saptosari, Markidin Parikesit, S.Pd., M.T., mendorong para siswa untuk memperluas wawasan dan tidak ragu mencari pengalaman hingga ke luar negeri.

“Terbukalah wawasannya. Beranilah mencari pengalaman seluas-luasnya, terutama ke luar negeri seperti Turki. Manfaatkan waktu selagi masih muda dan persiapkan diri mulai dari sekarang,” pesannya kepada para siswa.
Kegiatan diawali dengan pemaparan profil Diaspora Hiring Indonesia oleh Arsyah Nanda. Diaspora Hiring Indonesia berkembang dari Kelasbahasaturki.id, yang berawal dari komunitas budaya Learn From Turkey pada 2017. Komunitas tersebut kemudian berkembang menjadi Kelasbahasaturki.id pada 2020 dan selanjutnya melahirkan LPK Diaspora Academy (D-Hiring) pada 2025. Lembaga ini memberikan pengajaran bahasa Turki sekaligus informasi dan program terkait peluang kerja di luar negeri.
Arsyah kemudian mengenalkan kepada siswa mengenai budaya Turki serta berbagai peluang kerja di sektor perhotelan. Tidak hanya berbicara mengenai jenis pekerjaan, materi juga membahas persiapan yang perlu dilakukan calon pekerja, mulai dari pelatihan bahasa dan keterampilan, proses seleksi, hingga tahapan persiapan keberangkatan.

Dalam materi yang diberikan, peluang kerja perhotelan di Turki antara lain mencakup bidang housekeeping, food and beverage services, kitchen, serta spa therapist. Untuk kandidat yang belum memiliki pengalaman, terdapat tahapan on job training sebelum proses keberangkatan. Dokumen materi juga menjelaskan bahwa kontrak kerja dapat berbentuk seasonal selama 7–10 bulan maupun full season selama satu tahun, dengan kemungkinan perpanjangan sesuai kesepakatan dan kecocokan antara kandidat dan hotel.
Bagi siswa, pemaparan tersebut memberikan gambaran bahwa peluang kerja internasional membutuhkan persiapan yang matang. Kemampuan bahasa, keterampilan teknis, pengalaman, kesiapan mengikuti proses seleksi, serta pemahaman terhadap budaya negara tujuan menjadi bagian penting yang perlu dipersiapkan sejak di bangku sekolah.
Selain Diaspora Hiring Indonesia, kegiatan tersebut juga menghadirkan Benny Winarto dari PT Surya Eka Perkasa. Dalam kesempatan tersebut, Dian memperkenalkan secara singkat profil perusahaan sekaligus berbagi pengalaman pribadinya bekerja di luar negeri selama kurang lebih 15 tahun.
Ia menceritakan perjalanan karirnya yang diawali dengan bekerja di kapal pesiar sebagai pekerjaan pertamanya. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjang yang kemudian membawanya mengenal dunia kerja internasional.

Dian juga memberikan motivasi kepada para siswa agar berani memiliki mimpi dan berusaha mewujudkannya, termasuk membuka peluang untuk berkarir di luar negeri.
PT Surya Eka Perkasa sendiri merupakan lembaga resmi penyalur dan pelatihan tenaga kerja luar negeri. Berdasarkan profil resminya, perusahaan menyediakan layanan penempatan tenaga kerja ke berbagai negara, terutama kawasan ASEAN, Eropa, Korea, dan Jepang. Layanannya mencakup seleksi dan penilaian, pelatihan, pengurusan izin kerja serta dokumen, hingga penempatan tenaga kerja sesuai kebutuhan dan keahlian.
Perusahaan tersebut juga menyatakan komitmennya terhadap proses penempatan yang legal, aman, dan profesional, termasuk memberikan pendampingan bagi tenaga kerja selama proses penempatan.
Antusiasme siswa terlihat sepanjang kegiatan, terutama ketika memasuki sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta aktif menggali informasi seputar peluang kerja di Turki, persiapan yang dibutuhkan, hingga pengalaman bekerja di luar negeri.
Kegiatan Belajar Bersama Industri ini menjadi salah satu upaya SMKN 1 Saptosari dalam mempertemukan siswa dengan dunia industri sekaligus memperluas perspektif mereka mengenai dunia kerja. Bagi siswa Perhotelan, wawasan tentang peluang karir internasional diharapkan dapat menjadi pemantik untuk mempersiapkan kompetensi sejak dini.
Dari ruang kelas di Saptosari, para siswa diajak melihat bahwa dunia kerja tidak berhenti pada batas wilayah. Dengan kompetensi, keberanian, pengalaman, dan persiapan yang tepat, talenta lokal memiliki kesempatan untuk berkembang menjadi bagian dari industri global.
Tim Publikasi SMKN 1 Saptosari.
0 Komentar
Untuk mengirimkan komentar silakan login terlebih dahulu!