www.smkn1saptosari.sch.id (GUNUNGKIDUL). Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah 2026 SMKN 1 Saptosari resmi berakhir pada Jumat (17/7/2026). Hari terakhir pelaksanaan MPLS berlangsung semarak melalui kegiatan Gelar Kreativitas Murid Baru, yang menampilkan berbagai pertunjukan seni dan budaya sebagai wadah ekspresi bakat sekaligus penutup rangkaian kegiatan pengenalan lingkungan sekolah bagi peserta didik baru Tahun Pelajaran 2026/2027.
Kegiatan diawali dengan pengkondisian peserta, menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan SMKN 1 Saptosari. Rangkaian kegiatan tersebut bertujuan menumbuhkan kebugaran, semangat kebersamaan, dan rasa nasionalisme di kalangan murid baru.

Pada sesi awal, seluruh murid baru kelas X bersama guru dan tenaga kependidikan SMKN 1 Saptosari juga melaksanakan Penandatanganan Deklarasi Anti Perundungan. Deklarasi ini menjadi bentuk komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan maupun perundungan. Melalui kegiatan tersebut, seluruh warga sekolah menyatakan kesiapan untuk saling menghormati, menjaga martabat sesama, serta membangun budaya positif yang sejalan dengan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila.

Setelah mengikuti asesmen literasi dan numerasi serta Deklarasi Pelajar sebagai komitmen bersama dalam memberantas kekerasan, penyalahgunaan narkoba, pornografi, dan pornoaksi, peserta MPLS mengikuti kegiatan yang paling dinantikan, yaitu Gelar Kreativitas Budaya Murid Baru.
Sebanyak sebelas kelompok dari berbagai konsentrasi keahlian tampil penuh percaya diri di hadapan seluruh warga sekolah. Beragam pertunjukan disuguhkan dengan menarik, mulai dari seni tari, karaoke, pidato, hingga pembacaan puisi berantai yang berhasil menghidupkan suasana. Setiap penampilan menunjukkan kreativitas, keberanian, dan kekompakan para murid baru yang selama lima hari telah berproses bersama dalam kegiatan MPLS.

Sorak sorai dan tepuk tangan penonton mengiringi setiap penampilan yang ditampilkan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana untuk mengembangkan potensi, membangun rasa percaya diri, serta mempererat hubungan antar sesama peserta didik baru. Melalui gelar kreativitas budaya, sekolah turut menanamkan kecintaan terhadap budaya bangsa sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap identitas budaya yang dimiliki.
Kemeriahan acara semakin terasa saat panitia MPLS bersama OSIS membagikan berbagai doorprize kepada peserta. Antusiasme murid baru tampak hingga akhir kegiatan sebelum acara ditutup secara resmi oleh Kepala SMKN 1 Saptosari, Markidin Parikesit, S.Pd., M.T.

Dalam penutupan tersebut, Kepala Sekolah menyampaikan apresiasi kepada seluruh murid baru yang telah mengikuti seluruh rangkaian MPLS Ramah 2026 dengan tertib dan penuh semangat. Beliau berharap pengalaman selama MPLS dapat menjadi bekal awal bagi peserta didik untuk tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, disiplin, kreatif, serta mampu mengembangkan potensi diri selama menempuh pendidikan di SMKN 1 Saptosari.

Dengan berakhirnya MPLS Ramah 2026, sebanyak 395 murid baru resmi menjadi bagian dari keluarga besar SMKN 1 Saptosari. Melalui berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan, sekolah berharap seluruh peserta didik mampu menjadi generasi yang berakhlak mulia, berbudaya, berprestasi, dan siap mewujudkan Profil Pelajar Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Tim Publikasi SMKN 1 Saptosari.
0 Komentar
Untuk mengirimkan komentar silakan login terlebih dahulu!