www.smkn1saptosari.sch.id (GUNUNGKIDUL). Penguatan karakter, mental, dan integritas murid menjadi fokus utama pelaksanaan hari keempat Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun Pelajaran 2026/2027 di SMKN 1 Saptosari, Kamis (16/7/2026). Berbagai materi yang disajikan dirancang untuk membentuk murid baru yang berkarakter sesuai Profil Pelajar Pancasila, berintegritas, serta siap menghadapi tantangan masa depan.
Kegiatan diawali dengan pengkondisian murid melalui pembiasaan budaya sekolah seperti berdoa bersama, senyum, sapa, dan salam. Suasana positif tersebut menjadi fondasi dalam membangun karakter murid sejak awal memasuki lingkungan sekolah.
Selanjutnya, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Ibu Santi Utami, S.Pd.T., M.Pd., menyampaikan materi tentang Karakteristik Pembelajaran di SMK dan Budaya Sekolah. Dalam sesi ini, murid diperkenalkan pada sistem pembelajaran vokasi, tata nilai sekolah, serta budaya positif yang menjadi ciri khas SMKN 1 Saptosari. Materi tersebut bertujuan membantu murid baru beradaptasi sekaligus menumbuhkan sikap disiplin, tanggung jawab, dan semangat belajar.

Penguatan karakter juga diberikan melalui materi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), tertib berlalu lintas, serta pemberantasan judi online yang disampaikan oleh AKP Kasta dari Polres Gunungkidul. murid diajak memahami berbagai ancaman yang dapat merusak masa depan generasi muda sekaligus membangun kesadaran untuk menjadi pelajar yang bijak dalam mengambil keputusan dan bertanggung jawab terhadap diri sendiri maupun lingkungan.
Nilai integritas semakin diperkuat melalui materi Budaya Anti Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN). Materi ini menanamkan pentingnya kejujuran, tanggung jawab, kedisiplinan, serta sikap antikorupsi dalam kehidupan sehari-hari. Penanaman nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia dan berintegritas tinggi.

Tidak hanya berfokus pada karakter, murid juga dibekali keterampilan hidup melalui sesi Literasi Keuangan yang menghadirkan narasumber dari BPD DIY, Bapak Herman, S.ST. Melalui kegiatan ini, murid baru memperoleh pemahaman mengenai pengelolaan keuangan pribadi, pentingnya menabung, serta kemampuan mengambil keputusan finansial secara bijaksana sejak usia sekolah.

Puncak kegiatan hari keempat berlangsung melalui Latihan Dasar-Dasar Kepemimpinan (LDDK) yang dipandu oleh Koramil 0730/12 Paliyan di GOR Saptosari. Kegiatan ini dirancang untuk melatih ketahanan fisik dan mental murid, membangun jiwa kepemimpinan, kerja sama, disiplin, serta rasa tanggung jawab.

Melalui berbagai aktivitas tersebut, murid diajak mengembangkan karakter yang selaras dengan dimensi Profil Pelajar Pancasila, seperti beriman dan berakhlak mulia, mandiri, bernalar kritis, bergotong royong, serta memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat. Kegiatan LDDK menjadi sarana nyata untuk menanamkan nilai-nilai tersebut melalui pengalaman langsung di lapangan.
Menjelang akhir kegiatan, murid mengikuti sesi Pemantapan Gelar Kreativitas Budaya bersama tim MPLS dan OSIS sebagai persiapan penampilan budaya yang akan digelar pada penutupan MPLS. Kegiatan ini sekaligus menjadi wadah untuk mengembangkan kreativitas, kolaborasi, serta apresiasi terhadap keberagaman budaya.

Melalui rangkaian kegiatan hari keempat ini, SMKN 1 Saptosari menegaskan komitmennya untuk tidak hanya membekali murid dengan kompetensi akademik dan vokasional, tetapi juga membentuk generasi muda yang berkarakter kuat, berintegritas, tangguh secara mental, serta mampu menjadi pelajar Pancasila yang siap berkontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Tim Publikasi SMKN 1 Saptosari
0 Komentar
Untuk mengirimkan komentar silakan login terlebih dahulu!