www.smkn1saptosari.sch.id (GUNUNGKIDUL). SMKN 1 Saptosari mengikuti kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Sekolah Sehat yang diselenggarakan oleh Balai Pendidikan Menengah Kabupaten Gunungkidul secara daring pada Selasa (4/8/2026). Kegiatan yang merupakan bagian dari program kerja Sosialisasi dan Advokasi Kebijakan Bidang Pendidikan ini diikuti oleh 10 murid, pengurus Unit Kesehatan Sekolah (UKS), guru Bimbingan dan Konseling (BK), serta Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan. Seluruh peserta mengikuti kegiatan dari Aula Sasana Amarta SMKN 1 Saptosari.
Melalui kegiatan tersebut, peserta memperoleh berbagai materi edukasi yang bertujuan meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kesehatan sejak usia remaja. Materi yang disampaikan meliputi pencegahan penyakit tidak menular (PTM), pentingnya deteksi dini melalui skrining kesehatan, pencegahan anemia pada remaja putri melalui konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD), penerapan gizi seimbang, pemilihan jajanan sehat, hingga edukasi kesehatan reproduksi remaja. Seluruh materi menekankan pentingnya membangun kebiasaan hidup sehat melalui aktivitas fisik yang cukup, pola makan bergizi seimbang, menjaga kebersihan diri, serta menghindari perilaku yang berisiko terhadap kesehatan.
Selain penyampaian materi, peserta juga dikenalkan dengan berbagai bentuk skrining kesehatan sebagai upaya deteksi dini faktor risiko penyakit tidak menular. Skrining tersebut meliputi pengukuran berat badan, tinggi badan, indeks massa tubuh (IMT), lingkar pinggang, tekanan darah, hingga pemeriksaan gula darah sewaktu. Edukasi ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran peserta untuk memantau kondisi kesehatannya secara berkala dan menerapkan langkah-langkah pencegahan sejak dini.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMKN 1 Saptosari, Heri Mahmudi, S.Or., menyampaikan bahwa kegiatan KIE Sekolah Sehat merupakan salah satu upaya strategis dalam menanamkan budaya hidup sehat kepada peserta didik. Menurutnya, pendidikan kesehatan memiliki peran penting dalam mendukung terciptanya lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan kondusif.
"Kesehatan menjadi salah satu faktor penting yang mendukung keberhasilan proses pembelajaran. Melalui kegiatan ini, kami berharap murid tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga mampu menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Mereka diharapkan dapat menjadi pelopor perilaku hidup bersih dan sehat, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat," ujar beliau.
Beliau menambahkan, SMKN 1 Saptosari akan terus mendukung berbagai program yang mendorong peningkatan kualitas kesehatan warga sekolah sebagai bagian dari implementasi Program Sekolah Sehat. Kolaborasi antara sekolah dengan berbagai pihak diharapkan mampu memperkuat literasi kesehatan sekaligus membentuk karakter peserta didik yang peduli terhadap kesehatan diri dan lingkungan.
Melalui partisipasi dalam kegiatan KIE Sekolah Sehat ini, SMKN 1 Saptosari kembali menegaskan komitmennya dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang tidak hanya berfokus pada prestasi akademik dan keterampilan vokasi, tetapi juga pada pembentukan generasi yang sehat, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Tim Publikasi SMKN 1 Saptosari
0 Komentar
Untuk mengirimkan komentar silakan login terlebih dahulu!