www.smkn1saptosari.sch.id (GUNUNGKIDUL). Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh peserta didik SMKN 1 Saptosari. Tim yang beranggotakan Istiqomah Marfuah, Khariesma Nurin Nakheila, dan Dayma Hezkia Mahalaely, seluruhnya dari kelas XI Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP) A, berhasil meraih Juara 1 pada babak penyisihan Kabupaten Gunungkidul dalam ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) Gladhi Kawruh yang diselenggarakan pada Selasa (4/8/2026) di Studio 1 TVRI Yogyakarta. Kegiatan tersebut merupakan proses rekaman yang nantinya akan ditayangkan melalui TVRI Yogyakarta.
Gladhi Kawruh merupakan program pembelajaran berbentuk lomba cerdas cermat yang diselenggarakan oleh TVRI Yogyakarta bekerja sama dengan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) Daerah Istimewa Yogyakarta serta Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY. Program ini menjadi salah satu upaya pelestarian bahasa, budaya, dan aksara Jawa melalui kompetisi yang edukatif, komunikatif, dan menarik bagi pelajar.
Melalui kegiatan ini, peserta didik diharapkan semakin mengenal, mencintai, dan melestarikan warisan budaya lokal Yogyakarta. Selain mengasah wawasan akademik dan kemampuan berpikir kritis, Gladhi Kawruh juga membangun karakter peserta didik melalui kerja sama tim, sportivitas, serta kemampuan berkomunikasi menggunakan bahasa Jawa. Materi yang diujikan meliputi unggah-ungguh basa Jawa, aksara Jawa, tembang macapat, sejarah dan tokoh, wayang, busana adat, kesenian tradisional, makanan khas, hingga pengetahuan umum tentang Daerah Istimewa Yogyakarta.
Pada babak penyisihan Kabupaten Gunungkidul, tim SMKN 1 Saptosari bersaing dengan SMKN 1 Girisubo dan SMKN 1 Ngawen. Berkat penguasaan materi, ketenangan, serta kekompakan dalam menjawab setiap soal, tim SMKN 1 Saptosari berhasil memperoleh nilai tertinggi dan dinobatkan sebagai juara pertama.

Atas capaian tersebut, SMKN 1 Saptosari berhak mewakili Kabupaten Gunungkidul pada babak semifinal yang akan dilaksanakan pada Kamis (6/8/2026) di TVRI Yogyakarta.
Kepala SMKN 1 Saptosari, Markidin Parikesit, S.Pd., MT., mengapresiasi perjuangan para peserta didik yang telah mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh hingga berhasil mengharumkan nama sekolah dan Kabupaten Gunungkidul.
"Prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras, kedisiplinan, dan semangat belajar anak-anak selama menjalani proses pembinaan. Mereka tidak hanya membawa nama baik sekolah, tetapi juga menunjukkan bahwa generasi muda mampu menjadi pelestari budaya Jawa melalui prestasi. Semoga pada babak semifinal nanti mereka dapat kembali memberikan hasil terbaik dan melangkah hingga babak final," ujarnya.

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa peserta didik SMKN 1 Saptosari tidak hanya unggul dalam kompetensi kejuruan, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap pelestarian bahasa, budaya, dan kearifan lokal. Sekolah berharap prestasi tersebut dapat menjadi inspirasi bagi seluruh peserta didik untuk terus mengembangkan potensi, berani berkompetisi, dan mengharumkan nama sekolah di berbagai bidang, baik akademik maupun non akademik.
Tim Publikasi SMKN 1 Saptosari
0 Komentar
Untuk mengirimkan komentar silakan login terlebih dahulu!